1. Buatlah sebuah
flash document dengan
biru sebagai warna stagenya.
2. Buatlah sebuah awan seperti gambar di bawah ini :
![clip_image002[6] clip_image002[6]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtv7LjgX0_oXQzNy6WKEIm5EnVfw4py6mT1hPRMfhF5PT237AwlmyaQDLUVyB-dXuOreTCvRgXJF-rz-GGNm9nI-U5OLj4wEBb-J0BQDc4l7SIg_ANWj42KuTaTZJpFktRDtpk3ma8G5I/?imgmax=800)
3. Seleksi awan tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan awan sebagai name dan movie clip sebagai type serta titik registrationnya berada di tengah-tengah lalu tekan ok.
4. Seleksi movie clip awan di
stage lalu tekan Ctrl+D sebanyak 3 sehingga muncul 4 buah movie clip awan di
stage.
5. Seleksi movie clip awan pertama di
stage dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan awan1 sebagai instance name. 6. Seleksi movie clip awan kedua di
stage dan pada panel properties masukkan awan2 sebagai instance name.
7. Seleksi movie clip awan ketiga di
stage dan pada panel properties masukkan awan3 sebagai instance name.
8. Seleksi movie clip awan keempat di
stage dan pada panel properties masukkan awan4 sebagai instance name.
9. Atur letak keempat buah movie clip awan tadi seperti gambar di bawah ini :
![clip_image004[5] clip_image004[5]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxpwmYUp5qmzwMiNZakTNUslGP4S-vEiqdgSG_4NQJueobI_IIWkY4UsfIm3f0IGIntmg5IjdkaNQulyNieLwTQX-nKZRTr-dd5-JswEOhEYRjzRqGuGChSiqti0tYRSm09I4xnFw7e_o/?imgmax=800)
10. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada
panel actions yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15 | for (i=1; i<=4; i++) {
_root["awan"+i]._xscale = random(50)+50;
_root["awan"+i]._yscale = _root["awan"+i]._xscale;
_root["awan"+i].posX = _root["awan"+i]._x;
_root["awan"+i].kecepatan = random(4)+1;
_root["awan"+i].onEnterFrame = function() {
this._x += this.kecepatan;
if (this._x>500) {
this._x = this.posX;
this._xscale = random(50)+50;
this._yscale = this._xscale;
this.kecepatan = random(4)+1;
}
};
} |
11. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
AWAN ATTACH
1. Buatlah sebuah
flash document dengan
biru sebagai warna stagenya. 2. Buatlah sebuah awan seperti gambar di bawah ini :
![clip_image002[7] clip_image002[7]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7f7GcVgH1_ZiFag_MoO2ZtxKmFdU5NPD5TjN4NsFxHVVr3zM8rRvmDFmCi6_WgoV0LiaycBhSAumGneq_xvuLt8CvInAZSCEs2B2uOkZQiRx6TYk_A_HDE9ej4rdyTsr74IZ0Ly9NR3g/?imgmax=800)
3. Seleksi awan tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan awan sebagai name dan movie clip sebagai type serta titik registrationnya berada di tengah-tengah lalu tekan ok.
4. Klik kanan movie clip di
stage dan pilih Edit untuk masuk ke dalam
stage.
5. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada
panel actions yang muncul masukkan script berikut :
| 1 | kecepatan = random(4)+1; |
6. Tekan Ctrl+E untuk kembali ke
stage scene 1.
7. Hapus movie clip awan dari
stage. Buka panel library dengan menekan Ctrl+L. Klik kanan movie clip awan dan pilih Linkage.
8. Pada panel yang muncul berikan tanda centang/contreng pada Export for ActionScript dan masukkan awan sebagai Identifier lalu tekan ok.
9. Klik frame 1 dan pada
panel actions yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18 | onEnterFrame = function () {
if (awan_stage<jumlah_awan) {
buat_awan();
awan_stage += 1;
}
};
function buat_awan() {
awan = attachMovie("awan", "awan"+_root.getNextHighestDepth(), _root.getNextHighestDepth(), {_x:-100, _y:random(360)+40});
awan._xscale = random(50)+50;
awan._yscale = awan._xscale;
awan.onEnterFrame = function() {
this._x += this.kecepatan;
if (this._x>500) {
this.removeMovieClip();
awan_stage -= 1;
}
};
} |
10. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
from : warungflash.com